5 Pose Yoga yang Cocok Bagi Pelari / Setelah Fitness Lari

Inilah 5 pose yoga yang cocok dan bermanfaat bagi pelari atau mereka yang hobi melakukan olahraga lari. Mungkin Anda merasa bingung apa hubungannya yoga dengan aktivitas berlari, sebab keduanya nampak berbeda. Namun ternyata keduanya bisa saling melengkapi, biasanya setelah berlari otot serta sendi-sendi tulang akan terasa pegal dan ngilu. Nah, dengan mencoba melakukan gerakan-gerakan yoga sebelum dan sesudah berlari, maka akan membantu tubuh lebih rileks fleksibel, serta membuat tubuh semakin lentur. Dengan cara begini, tubuh Anda juga tidak akan mudah lelah saat berlari.

Ikuti 5 Pose Yoga Yang Cocok Bagi Pelari Ini

Gerakan Pose Kupu-Kupu (Butterfly)

Gerakan pose yoga ini akan membuat tubuh Anda lebih fleksibel, khususnya di bagian paha dan pinggul. Caranya adalah dengan:

  • Duduklah di alas lantai/ mat, kemudian tempelkan kedua telapak kaki bersamaan dan posisikan jari-jari tangan Anda menggenggam bagian jempol kaki. Punggung harus tetap dalam posisi duduk tegak, jangan membungkuk.
  • Setelah itu mulailah perlahan-lahan bungkukkan badan Anda ke arah depan sambil mengatur napas Anda keluar-masuk. Usahakan tetap rileks. Pertahankan posisi ini sampai sekitar 30 detik.

Gerakan Pose Jembatan (Bridge)

Pose ini sangat cocok dilakukan untuk membantu membuka bahu dan bagian depan tubuh sekaligus menguatkan intinya. Bisa dilakukan setelah berlari untuk mengurangi dampak dari latihan fitness lari Anda. Caranya adalah dengan:

  • Berbaring telentang di alas lantai/ mat, angkat punggung dan pinggul Anda dari lantai dengan kedua telapak kaki menahan tubuh Anda.
  • Genggam kedua tangan Anda di bawah panggul dan putarlah pisau bahu satu sama lain. Pertahankan posisi ini selama beberapa detik.

Gerakan Pose Benang Jarum (Thread The Needle)

Pose yoga untuk pemula ini bisa dilakukan saat Anda ingin melenturkan bagian pinggul depan dan paha dalam. Caranya adalah dengan:

  • Posisikan tubuh Anda berbaring telentang di alas lantai/ mat, tekuk lutut Anda 90 derajat ke depan dada.
  • Bawa pergelangan kaki kanan ke atas paha kiri, kemudian jaga posisi tersebut dengan menyatukan jari-jari tangan Anda di paha kiri.
  • Tarik paha kiri Anda ke arah dada dan pertahankan posisi tersebut selama 30 detik. Ulangi cara ini bergantian dari kanan ke kiri.

Gerakan Pose Memutar Tulang Belakang (Seated Spinal Twist)

Pose ini cocok digunakan untuk membuat bagian tulang belakang jadi lebih rileks dan longgar serta melenturkan bahu dan leher yang kaku setelah berlari:

  • Masih dalam posisi duduk di alas lantai, silangkan kaki kanan Anda ke atas kaki kiri. Telapak kaki kanan harus menempel di lantai dan berada dekat dengan lutut kaki kiri. Dengan begitu, lutut kaki kanan Anda akan berdiri menghadap ke atas.
  • Posisikan sikut tangan kiri di atas lutut kaki kanan. Pertahankan posisi ini selama beberapa detik, lepaskan, kemudian ulangi. Bisa dilakukan bergantian.

Gerakan Pose Rendah Menyerang (Low Lunge)

Untuk melakukan gerakan pose yoga yang mudah ini caranya adalah:

  • Berlutut dengan kaki kanan di depan dan lutut kiri ditekuk ke belakang sampai menyentuh lantai.
  • Angkat kedua lengan tangan ke atas sampai berada di atas kepala dengan gerakan seakan-akan ingin menyerang dengan tembakan dan pertahankan posisi ini selama 30 detik.

Gerakan pose-pose dari yoga ini sangat cocok melengkapi aktivitas olahraga berlari atau fitness Anda. Lakukan secara rutin sebelum dan sesudah olahraga dan rasakan manfaat pose yoga ini.

Spread the word. Share this post!

Leave Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *