matras-yoga-berkualitas

6 Tips Membeli Matras Yoga yang Berkualitas

Tips membeli matras yoga sangatlah penting untuk diperhatikan khususnya bagi pemula yang belum pernah sama sekali membeli matras yoga pertama mereka. Perlu diketahui sebelumnya, matras yoga memiliki banyak varian ukuran, material, serta ketebalan. Jika salah dalam memilih matras yoga malah justru membuat aktivitas yoga Anda jadi kurang nyaman. Jadi, sebelum Anda membeli matras yoga, coba tanyakan 10 pertanyaan di bawah ini terlebih dahulu:

  • Apakah saya memang perlu membeli matras yoga?
  • Berapa budget yang ingin saya habiskan untuk membeli matras yoga?
  • Seberapa tebal matras yoga yang saya perlukan?
  • Seberapa banyak biasanya saya berkeringat saat melakukan aktivitas yoga?
  • Seberapa sering saya harus membawa matras yoga ke mana-mana?

Dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut, maka Anda akan tahu cara memilih matras yoga yang tepat.

6 tips membeli matras yoga yang berkualitas sesuai kebutuhan:

1. Belilah matras yoga sesuai dengan tipe yoga yang sering dilakukan

Matras yoga yang tersedia di toko-toko tidaklah sama, mereka mempunyai ukuran, bahan, serta ketebalan yang berbeda-beda. Pilihlah matras yoga sesuai dengan gerakan atau tipe yoga yang sering Anda lakukan serta seberapa banyak Anda biasanya berkeringat. Hal ini penting karena jika Anda banyak berkeringat, maka sebaiknya memilih matras yoga yang efektif menyerap keringat yang menetes dari tubuh Anda, dengan begitu saat melakukan gerakan-gerakan yoga yang agak berat, keringat yang menetes tidak membuat matras menjadi licin dan Anda terpeleset.

2. Berani mengeluarkan budget banyak asal mendapat yang terbaik

Jika Anda ingin membeli matras yoga yang berkualitas, maka jangan ragu untuk mengeluarkan budget yang sedikit banyak kalau memang diperlukan. Biasanya matras yoga murah tidak bertahan lama dan hanya bisa dipakai dalam waktu beberapa bulan saja sebelum rusak dan pada akhirnya Anda perlu membeli matras baru lagi. Lebih baik membeli yang sedikit mahal, tapi awet.

3. Pilihlah matras yoga yang tebal

Tips membeli matras yoga bagi pemula yang tepat adalah memilih matras yoga yang tebal. Hal ini untuk mencegah benturan keras ke lantai ketika tiba-tiba Anda melakukan gerakan yoga dan tidak sengaja membentur lantai atau jatuh. Selain itu, matras yoga yang tebal akan menjadi alas yang empuk bagi tulang-tulang Anda sehingga Anda tak mudah pegal karena lantai yang keras.

4. Pilihlah matras yang tidak mudah bergeser

Saat Anda melakukan gerakan-gerakan yoga, Anda akan merasa tidak nyaman dan jadi susah berkonsentrasi jika matras yang dipakai mudah sekali bergeser dari tempatnya semula. Tentu hal ini malah dapat membuat Anda terpeleset saat melakukan pose yoga yang agak sulit atau berat. Oleh karena itu, pastikan membeli matras yoga yang tidak mudah bergeser dari tempatnya.

5. Carilah matras yoga yang mudah di bawa kemana saja

Poin ini sangatlah penting untuk tips membeli matras yoga yang berkualitas. Tentu Anda tak perlu susah-susah mengikuti poin ini jika Anda hanya melakukan matras yoga di dalam rumah dan tidak pernah berniat membawanya ke luar. Namun, untuk mereka yang mengikuti kelas yoga di luar atau memang sering mengikuti aktivitas yoga di luar rumah, maka carilah matras yoga yang portable. Matras yoga yang mudah dilipat dengan ukuran yang pas dan tidak merepotkan ketika dibawa kemana pun. Dengan begitu Anda akan mudah membawanya ke mana saja diperlukan.

6. Cobalah matras yoga tersebut sebelum membelinya

Hal ini untuk mengetahui apakah matras yoga tersebut benar-benar nyaman ketika dipakai untuk melakukan gerakan-gerakan yoga. Selain itu, Anda juga dapat yakin berapa ukuran matras yang diperlukan. Tentunya Anda tidak akan boleh mencoba matras yoga baru yang ada di toko. Solusinya adalah jika Anda melihat teman memiliki matras yoga yang Anda ingin beli, cobalah meminjamnya sebentar kemudian lakukan gerakan-gerakan yoga dari yang paling dasar sampai yang paling sulit. Dengan begitu Anda bisa mengukur kualitas matras yoga dan mengecek apakah matras yoga mudah bergeser dari tempatnya serta apakah matras tersebut dapat menyerap keringat Anda dengan baik.

Demikian tips membeli matras yoga yang berkualitas dan sesuai dengan kebutuhan Anda, selamat melakukan aktivitas ber-yoga ria!

pose-yoga-bagi-pelari2

5 Pose Yoga yang Cocok Bagi Pelari / Setelah Fitness Lari

Inilah 5 pose yoga yang cocok dan bermanfaat bagi pelari atau mereka yang hobi melakukan olahraga lari. Mungkin Anda merasa bingung apa hubungannya yoga dengan aktivitas berlari, sebab keduanya nampak berbeda. Namun ternyata keduanya bisa saling melengkapi, biasanya setelah berlari otot serta sendi-sendi tulang akan terasa pegal dan ngilu. Nah, dengan mencoba melakukan gerakan-gerakan yoga sebelum dan sesudah berlari, maka akan membantu tubuh lebih rileks fleksibel, serta membuat tubuh semakin lentur. Dengan cara begini, tubuh Anda juga tidak akan mudah lelah saat berlari.

Ikuti 5 Pose Yoga Yang Cocok Bagi Pelari Ini

Gerakan Pose Kupu-Kupu (Butterfly)

Gerakan pose yoga ini akan membuat tubuh Anda lebih fleksibel, khususnya di bagian paha dan pinggul. Caranya adalah dengan:

  • Duduklah di alas lantai/ mat, kemudian tempelkan kedua telapak kaki bersamaan dan posisikan jari-jari tangan Anda menggenggam bagian jempol kaki. Punggung harus tetap dalam posisi duduk tegak, jangan membungkuk.
  • Setelah itu mulailah perlahan-lahan bungkukkan badan Anda ke arah depan sambil mengatur napas Anda keluar-masuk. Usahakan tetap rileks. Pertahankan posisi ini sampai sekitar 30 detik.

Gerakan Pose Jembatan (Bridge)

Pose ini sangat cocok dilakukan untuk membantu membuka bahu dan bagian depan tubuh sekaligus menguatkan intinya. Bisa dilakukan setelah berlari untuk mengurangi dampak dari latihan fitness lari Anda. Caranya adalah dengan:

  • Berbaring telentang di alas lantai/ mat, angkat punggung dan pinggul Anda dari lantai dengan kedua telapak kaki menahan tubuh Anda.
  • Genggam kedua tangan Anda di bawah panggul dan putarlah pisau bahu satu sama lain. Pertahankan posisi ini selama beberapa detik.

Gerakan Pose Benang Jarum (Thread The Needle)

Pose yoga untuk pemula ini bisa dilakukan saat Anda ingin melenturkan bagian pinggul depan dan paha dalam. Caranya adalah dengan:

  • Posisikan tubuh Anda berbaring telentang di alas lantai/ mat, tekuk lutut Anda 90 derajat ke depan dada.
  • Bawa pergelangan kaki kanan ke atas paha kiri, kemudian jaga posisi tersebut dengan menyatukan jari-jari tangan Anda di paha kiri.
  • Tarik paha kiri Anda ke arah dada dan pertahankan posisi tersebut selama 30 detik. Ulangi cara ini bergantian dari kanan ke kiri.

Gerakan Pose Memutar Tulang Belakang (Seated Spinal Twist)

Pose ini cocok digunakan untuk membuat bagian tulang belakang jadi lebih rileks dan longgar serta melenturkan bahu dan leher yang kaku setelah berlari:

  • Masih dalam posisi duduk di alas lantai, silangkan kaki kanan Anda ke atas kaki kiri. Telapak kaki kanan harus menempel di lantai dan berada dekat dengan lutut kaki kiri. Dengan begitu, lutut kaki kanan Anda akan berdiri menghadap ke atas.
  • Posisikan sikut tangan kiri di atas lutut kaki kanan. Pertahankan posisi ini selama beberapa detik, lepaskan, kemudian ulangi. Bisa dilakukan bergantian.

Gerakan Pose Rendah Menyerang (Low Lunge)

Untuk melakukan gerakan pose yoga yang mudah ini caranya adalah:

  • Berlutut dengan kaki kanan di depan dan lutut kiri ditekuk ke belakang sampai menyentuh lantai.
  • Angkat kedua lengan tangan ke atas sampai berada di atas kepala dengan gerakan seakan-akan ingin menyerang dengan tembakan dan pertahankan posisi ini selama 30 detik.

Gerakan pose-pose dari yoga ini sangat cocok melengkapi aktivitas olahraga berlari atau fitness Anda. Lakukan secara rutin sebelum dan sesudah olahraga dan rasakan manfaat pose yoga ini.